Second Hand Books? Why not?!

Jauh sebelum hamil, saya sudah berpikir untuk mengenalkan buku kepada anak saya sejak ia masih kecil. Bayi bahkan.

Saat itu sih lebih karena kesal saja. Sewaktu kecil, susah sekali meminta buku ke orang tua, padahal saya suka sekali membaca. Walhasil di saat orang-orang lain membaca buku-buku fiksi keren best-seller dunia, saya membaca buku tentang Gajah Mada dan Satelit Palapa. Ga nyesel sih. Cuma sebel aja.

Begitu hamil, saya langsung terpikir untuk nyetok buku-buku yang kira-kira asik untuk dipegang-pegang bayi. Tapi, begitu lihat harganya… Ohmaigat. Kejang-kejang.

Apaan, buku cuma 5 lembar doang aja harganya bisa sampai 150 ribu. Kapan jadinya perpustakaan impian kalau begini caranya?! Saat itu saya tetap membeli, sambil komat-kamit semoga rezeki datang dari langit.

Dari yang tadinya berapi-api, akhirnya saya ga beli-beli buku lagi sampai anak saya berusia hampir satu tahun. Haha. Bodo.


Baca juga:Β 5 Langkah Ampuh untuk Mulai Membaca Lagi


Nah, semenjak mengenal pampers dan pengeluaran bayi yang naujubile, saya mulai rajin mengubek-ubek online shop, diskonan, maupun kupon-kupon yang bisa mengurangi beban pengeluaran. Saya pun akhirnya berpikir untuk mencari hal serupa untuk buku.

Di masa pencarian akhirnya bertemulah dengan buku-buku impor bekas. Wow! Harganya miring banget! Dan pas nyampe tuh benar-benar GA keliatan kayak buku second. Saya pun bingung, ini beneran buku second apa bukan. Haha.

Nah, untuk yang mau mencari buku-buku impor second, berikut toko-toko online tempat saya biasa beli.

1. Samantha’s Preloved Book

Saya sudah beberapa kali beli di online shop yang satu ini dan kualitasnya OK banget! Sering juga ada buku-buku Disney dan kartun-kartun populer lainnya. Kalau mau beli di sini sih saya sarankan hidupkan notifikasinya, karena kalau nggak, sudah pasti tertinggal sama ibu-ibu ganas nan gercep. (Korban selalu kalah cepat tiap mau beli buku Thomas T.T)

2. Kutu Bukus

Buku-buku di online shop ini juga benar-benar kelihatan seperti baru. Pembelian pertama di toko ini saya membeli buku Sesame Street – My Storybook Collection, judulnya buku Second, tapi ga ada cacat sama sekali. WOW!

3. Better World Books

Setelah membaca beberapa e-book Dr. Seuss, saya ingin mengenalkannya ke Abra, cari-cari di online shop lokal susah banget dapatnya, akhirnya beralihlah ke Better World Books ini. Ini tuh semacam Book Depository, tapi untuk buku-buku second. Ongkos kirimnya gratis! Kalau beli di sini, perhatikan baik-baik pilihan kondisi bukunya.


Baca juga:Β Bookmate, Aplikasi Membaca e-Book Andalan


Saya hanya pernah memesan satu kali ke sini. Tapi sayangnya gagal sampai. Mungkin karena di alamatnya ga ada nomor telepon yang dicantumkan, jadi saat nyangkut di bea cukai ga bisa dikabari. Entahlah. Untungnya BWB ini punya kebijakan refund dan customer service-nya pun sangat responsif. Hanya butuh satu hari untuk uang saya dikembalikan setelah saya melaporkan.

4. Secret Staircase

Saya belum pernah beli di sini, tapi online shop ini menyediakan buku-buku bekas ga hanya untuk anak. Koleksinya cukup unik, tapi harganya masih agak tinggi menurut saya. Jadi masih pikir-pikir dua kali. Haha.

5. Bukuku Shop

Saya juga belum pernah membeli di toko yang satu ini, namun koleksinya terlihat lumayan OK.

Selain membeli yang bekas, buku-buku dengan harga terjangkau bisa didapatkan saat diskon atau ada festival, seperti Big Bad Wolf tahun lalu.

Biasanya salah satu cara saya mendapatkan buku diskonan adalah dengan pergi ke toko buku online, pilih kategori yang diinginkan, kemudian urutkan buku dari harga termurah.

Banyaknya buku-buku yang agak aneh sih, tapi kalau beruntung, bisa tiba-tiba dapat buku berkualitas dengan diskon tinggi. Harus rajin-rajin sih ngecek toko buku onlinenya, misalnya di bukabuku.com, Gramedia, periplus.com, booksandbeyond.co.id, dan sejenisnya.

Kalau ada toko buku bagus (dan murah) menurut kalian, bolehlah ditulis di kolom komentar. Yuk, berburu buku sama-sama. Terima kasih.

9 Replies to “Second Hand Books? Why not?!”

  1. aku langganan di kutusbukus keren barangnya πŸ˜€

    1. Ya, recommended banget memang πŸ˜€

  2. Jaman sekolah dulu, selalu beli buku bekas kalau pas nemu…Apalagi kalau bukunya masih bagus kondisinya ya..why not πŸ™‚

    1. Saya malah pas sekolah terlalu akrab sama perpustakaan, jadi hampir ga pernah beli buku makanya ga kepikiran beli buku bekas. Haha. Tapi berhubung nyari perpustakaan anak susah, jadilah mampir-mampir ke buku bekas. πŸ˜€

    2. Mba Dewi, kalau di Jogja aku suka banget ke Terban, cari buku bekas jadul… Hehe…

  3. Heii..
    Sudah foow @mamalova.books belummmm
    Atau @jualbukuanak

    Someday bisa masuk list rekomendasi soal secondhandbook untuk anak-anak lhooo….
    Ga selalu second hand, tapi juga buku-buku murmer…

    Trust meee…
    XD

    1. Iya niiih.. Buku-bukunya juga keren. Pengen cobain beli waktu itu, tapi adaaa aja halangannya. Haha πŸ˜€

  4. Aku belum pernah beli buku bekas online, lebih secure lihat langsung.
    Tapi ini boleh jugaa referensinya πŸ™‚

  5. Aku suka beli buku bekas buat diri sendiri, apalagi kalau ke TIM, tapi blm pernah beli buat Raya. Aku sih ngga masalah beli buku bekas yang penting masih layak baca & bersih πŸ™‚

Leave a Reply