Marahin Anak Orang, Yes or No?

Marahin Anak Orang, Yes or No?

Aku sih yes. Haha. Bukan, bukan dendam atau apa. Ini marahinnya juga biar judulnya dramatis aja. Maksudnya sih ya paling sekitaran menegur atau mengingatkan ya. Apalagi kalau anaknya orang lain yang benar-benar ga kenal, tar tiba-tiba dia nodongin pistol ke anak saya gimana??! (Maap, kebawa drama-drama Amrik) Tapi serius. Ada dua alasan mengapa saya merasa…

(Kenangan) Mantan yang Dibuang

(Kenangan) Mantan yang Dibuang

Membaca tulisan Ibunya Jiwo dan Mba Annisast, jadi teringat saya punya draft tulisan tentang mantan yang belum selesai ditulis. Dua biji. Haha. Mantan adalah koentji. Tapi serius. Saya termasuk salah satu orang yang sangat menghargai dan, bisa dibilang, setia sama teman. Saya berusaha semaksimal mungkin untuk membantu teman-teman dekat saya. Karena saking setianya, saya cape…

Promosikan Produkmu dengan Efektif ya, Duhai Para Pemilik Bisnis

Promosikan Produkmu dengan Efektif ya, Duhai Para Pemilik Bisnis

[SPONSORED POST] Sebagai pengguna internet yang aktif (dan malah seringnya terlalu aktif), saya paling bete kalau harus berhadapan dengan iklan-iklan pop-up yang mengganggu di laman-laman web yang saya kunjungi. Basi ih! Cara promosi produknya GA efektif! Jangan harap saya perhatiin iklannya, lah sudah kepalang malas liat penempatannya yang super ga asik. Ujung-ujungnya juga saya pasang…

Melahirkan: Harapan vs Kenyataan Bag. 2

Melahirkan: Harapan vs Kenyataan Bag. 2

Baca ini dulu ya: Melahirkan: Harapan vs Kenyataan Bag. 1 Bersama mama dan adik. Dengan mama yang sibuk menelepon papa. Kemudian apakah Anda tahu apa yang dilakukan oleh papa saya?!! Dia minta saya NGURUS BPJS dulu!!! GRAAAAHHH!!! Saya berubah jadi Indominus Rex. Sebal. Tapi berhubung saya mau melahirkan, jadi saya takut terjadi hal-hal yang tidak…

Melahirkan: Harapan vs Kenyataan Bag. 1

Melahirkan: Harapan vs Kenyataan Bag. 1

Harapan Ikut senam hamil: sudah. Iseng-iseng yoga hamil sendiri: sudah. Baca-baca buku melahirkan dengan bahagia: sudah. Senam nafas: sudah. Ikhlasin saja: sudah. Banyak jalan: sudah. Cus lah. Ngelahirin lancar ini mah. Apalagi Pancit akhirnya pulang dan drama LDR pun kelaaar. Bisa menghadapi kontraksi dan melahirkan bersama Pancit dengan tenang. Baca juga: LDR Setelah Nikah Kalau…